Mariando Putuskan Hengkang

SEMARANG – Baru sepekan bergabung dengan PSIS, Mariando Djonak Uropmabin membuat keputusan yang mengejutkan.  Eks pemain Timnas U-19 itu memutuskan hengkang dari PSIS.

General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto ditemui kemarin (9/3) mengatakan, Mariando memutuskan hengkang lantaran harus kembali ke daerah asalnya, Papua dalam waktu dekat ini. “Mariando sudah menemui saya untuk berpamitan dia diminta keluarganya untuk kembali ke Papua makanya dia memutuskan mundur,” kata Liluk.

Kedatangan pemain yang musim lalu memperkuat Sriwijaya FC itu sebenarnya sempat memunculkan harapan. Coach Subangkit bahkan sempat memuji kualitas individu pemain berusia 22 tahun itu. Bergabungnya Mariando juga memberikan warna lain di lini depan tim berjuluk Mahesa Jenar pada laga uji coba lawan Persekap Kabupaten Pekalongan kemarin (8/3). Mariando mampu tampil agresif ketika diturunkan di pos winger dan second striker.

Lebih lanjut Liluk menambahkan Mariando sebenarnya juga sudah mencapai kesepakatan soal nilai kontrak. Bahkan eks pemain PON Sumsel itu juga telah menandatangani pra kontrak dengan manajemen PSIS. “Saya kira kami bisa menghargai keputusan Mariando. Dan waktu untuk berburu pemain tambahan juga masih cukup banyak jadi akan kami manfaatkan semaksimal mungkin,” lanjut Liluk kemarin.

Dengan hengkangnya Mariando otomatis tim PSIS Semarang saat ini wajib memaksimalkan pemain yang ada. Di pos gelandnag sayap coach Subangkit masih memiliki sejumlah nama seperti Dani Raharjanto, Juni Riyadi dan Jordan Foranda. Selain itu nama Hari Nur Yulianto juga bisa turun multi posisi sebagai winger maupun second striker. nama lain M Ilham Arfil selama ini juga menjadi andalan coach Subangkit turun di pos second striker.

Sementara saat ini pelatih asal Pasuruan itu terus mempersiapkan tim menghadapi laga uji coba selanjutnya yaitu menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Jatidiri Semarang Minggu (12/3) mendatang. Uji coba tersebut bakal menjadi tolak ukur kekuatan tim Mahesa Jenar mengingat tim berjuluk Green Force tersebut juga akan bertarung di kompetisi Divisi Utama yang musim ini rencananya akan bertitle Liga 2. “Semua lini akan kami perbaiki. Termasuk di lini belakang kami masih bisa mencoba beberapa pasangan seperti Haudi Abdillah dengan Anam Syahrul atau Rio Saputra. Akan kami siapkan di sisa waktu ini,” beber Subangkit. (bas/smu)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar