Habiskan Rp 70 Juta, 16 Rumah Nikmati Gas Gratis

Tabung pertama untuk menimbun kotoran sapi, dan tabung kedua sebagai penyaring agar bau kotoran hilang. Sementara untuk mengalirkan gas ke rumah warga, hanya perlu pipa paralon biasa.

Untuk membuat instalasi tersebut, lanjutnya, butuh biaya sekitar Rp 70 juta. Hingga saat ini, belum ada biaya tambahan untuk perawatan karena belum ada kerusakan. Angka tersebut tergolong murah, karena sangat membantu memenuhi kebutuhan warga terkait bahan bakar untuk memasak. Sebelumnya, warga setempat cukup kerepotan membeli minyak tanah, mencari kayu bakar, ataupun mendapatkan gas elpiji 3 kg.

”Sekarang kompor bisa nonstop dipakai dan gratis. Ada yang dipakai pedagang gorengan dan makanan ringan untuk memangkas ongkos produksi,” ujar Marsudi.

Ke depan, Kelompok Tani Air Bening berencana menambah kapasitas produksi dengan menambah jumlah sapi. Sebab, banyak warga yang belum kebagian biogas meminta untuk dialiri. Saat ini, kelompok tani tersebut memiliki 32 ekor sapi perah.

”Butuh sapi lebih banyak. Semakin banyak sapi, maka kotorannya juga semakin banyak dan itu bisa menambah kapasitas biogas untuk digunakan banyak warga,” katanya. (*/aro/ce1)

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar