Kepala BPMPT Kendal Ditahan

KENDAL - Lepas dari kandang harimau, malah masuk mulut buaya. Setidaknya ungkapan itu pas untuk mengggambarkan nasib apes Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kabupaten Kendal, Alex Supriyono.

Setelah Kejari Kendal mengumumkan kasus dugaan korupsi perekrutan harian lepas di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah‎ (DPPKAD) 2012 dihentikan, Alex justru tersandung kasus dugaan korupsi lainnya. Yakni, kasus dugaan korupsi uang pajak galian C di DPPKAD 2012 yang ditangani oleh penyidik Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polres Kendal.

Alex resmi ditetapkan tersangka, dan pada Kamis (28/7) lalu, berkas perkaranya dilimpahkan dari penyidik polres ke penuntut umum di Kejari Kendal. Bahkan oleh kejari, Alex dilakukan penahanan di Lapas Kelas II A Kendal.

”Ya, benar kami mendapatkan titipan tahanan atas nama Alex Supriyono dari Kejari Kendal. Dititipkan kepada Kamis sore (28/7) kemarin sampai nanti waktu persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang,” ujar Kepala Lapas Kelas II A Kendal, Dwi Agus Setyabudi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dijelaskannya, karena baru masuk lapas, Alex ditempatkan di bagian masa pengenalan lingkungan (mapenaling) bersama 9 tahanan lainnya. Tujuannya, agar Alex bisa beradaptasi dengan kondisi lapas.

Diakuinya, saat awal masuk lapas, Alex dalam kondisi sehat. Namun Alex terlihat murung dan lebih banyak diam. ”Ya, itu sudah biasa, hampir semua yang masuk kali pertama di sini seperti itu. Sebab, biasanya mereka bisa bebas di luar sementara di sini terkurung dan kebebasannya dibatasi,” jelasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar