Kuliah sambil Jadi Penceramah, Dua Kali Raih IPK 4,0

Prestasi Fitri Kholilah sudah cukup menonjol sejak SD. Ia pernah menjadi juara dai cilik hingga tingkat nasional. Dan kemarin, ia dinobatkan menjadi wisudawati terbaik Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.

ABDUL MUGHIS

FITRI begitu ia disapa, sekilas tak tampak istimewa. Ekspresinya seringkali terkesan datar. Namun di balik ekspresi datarnya, ternyata menyimpan sederet prestasi luar biasa. Gadis kelahiran Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, 26 Desember 1993 ini berkali ulang menggondol piala. Di antaranya, pernah juara lomba dai cilik tingkat Provinsi Sumatera Selatan hingga mewakili ke tingkat nasional.

Berbagai beasiswa juga diraih. Sehingga selama menempuh pendidikan selalu gratis. Termasuk saat menimba ilmu di UIN Walisongo, ia merupakan salah satu penerima beasiswa pondok pesantren Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kemenag RI 2012. Alumni Ponpes Mambaul Ihsan Palembang ini kemudian menjadi mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Prodi Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang.

Selama menimba ilmu di UIN Walisongo, ia pernah mendapat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) absolut, 4,0, yakni di semester 5 dan 6. Hingga ia dinobatkan sebagai wisudawati terbaik pada Kamis (28/7) kemarin di aula kampus 3, UIN  Walisongo Semarang. Nama Fitri bertengger di puncak dengan IPK nyaris sempurna, 3,93.

Putri pasangan Mutmainnah, 43, dan Kamsani, 47, ini pun saat namanya disebut hanya menunjukkan ekspresi biasa saja. Namun ia tidak menyangka kalau menjadi wisudawati terbaik. Bahkan ia mengaku tidak pernah membuat target muluk-muluk.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar