Mirna Masukkan Tujuh Isu Strategis

KENDAL — Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kendal Tahun 2016-2021 akan mulai digarap. Bupati Kendal, Mirna Annisa meminta penyusunannya menyasar pada tujuh isu strategis yang sudah menjadi janjinya kepada masyarakat untuk ia selesaikan.

Tujuh isu strategis itu meliputi pengentasan kemiskinan, penanganan pengangguran, percepatan pembangunan ekonomi, perwujudan dan peningkatan good governance. Isu lainnya yang tak kalah penting yakni pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tingkat kesejahteraan masyarakat serat kondusivitas daerah.

Mirna mengatakan, sebagai Bupati Kendal periode 2016-2021, yang baru dikukuhkan dan dilantik pada 17 Februari 2016 lalu, dirinya memiliki kewajiban untuk menyelesaikan RPJMD. Sebab RPJMD ini akan menjadi dasar dalam upaya pencapaian visi dan misi pemerintahannya selama lima tahun ke depan.

Terkait pengentasan kemiskinan, kata Mirna, selama ini progam pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan sama sekali belum optimal. Kedua, pembangunan ekonomi menurutnya juga sangat lamban pertumbuhannya. Bahkan Kendal masih kalah dengan kabupaten tetangga. ”Padahal notabene Kendal merupakan daerah yang menjadi batas pemerintahan pusat di Jateng, yakni Kota Semarang,” tuturnya.

Melambatnya pertumbuhan ekonomi, imbuhnya, berdampak pada semakin menurunnya kesempatan kerja yang menyebabkan meningkatnya angka pengangguran di Kendal. Selain itu, lambannya pertumbuhan ekonomi juga menjadikan kecilnya kesempatan kerja, karena minimnya lowongan kerja. Sehingga berdampak pada masyarakat Kendal yang justru bekerja ke luar daerah bahkan hingga ke luar negeri menjadi TKI.

”Kami bertekad agar pembangunan ekonomi, terutama kawasan industri yang telah dibuka ini, bisa tergarap. Sehingga masyarakat bisa menikmati pekerjaan dengan gaji layak tanpa harus menjadi TKI. Otomatis, hal ini akan mengurangi angka pengangguran di Kendal,” tambahnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar