Banyak Koperasi Tak Taati Regulasi

KENDAL-Sebagian koperasi di wilayah Kendal masih banyak yang tidak menaati regulasi pendirian dan operasional koperasi yang telah ditetapkan pemerintah. Bahkan ketidaktaatan itu dibuktikan dengan mengubah persentase pembagian sisa hasil usaha (SHU).

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kendal, Sugiyarto mengatakan bahwa koperasi yang ada di Kendal masih belum mendapat pembinaan secara maksimal. Sehingga masih banyak ditemukan tidak taat pada regulasi pemerintah. Termasuk mengubah aturan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU). Padahal regulasi SHU sudah ditentukan dalam Anggaran Dasar (AD) pada saat pendirian koperasi.

"Jika ingin mengubah persentase SHU, tentu harus mengubah anggaran dasar yang telah disepakati sebelumnya melalui rapat anggota. Tapi masih dijumpai, pengurus berusaha mengubah persentase pembagian SHU pada rapat anggota tahunan (RAT) tanpa melalui rapat anggota," tuturnya.

Menurutnya, itu kesalahan yang sering terjadi dan yang dilakukan oleh pengurus koperasi. Hal inilah yang menjadikan koperasi tidak sehat, karena anggaran dasar dilanggar tanpa melalui mekanisme yang sah sesuai regulasi koperasi. 

Persoalan lain yang kerap dilakukan, pengurus tidak membuat laporan kinerja bulanan dengan baik. "Mereka cenderung membuat laporan asal-asalan, jika akan dilakukan pemeriksaan," tandasnya.

Pengurus, kata dia, seharusnya membuat laporan kinerja koperasi secara rutin dan melaporkannya kepada dinas koperasi maupun Dekopinda. "Laporan itu untuk melihat kinerja koperasi seperti apa. Jika terjadi kekurangan, bisa segera diperbaiki," paparnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar