Tax Amnesty Untungkan Bisnis Properti
BERITA TERKAIT

SEMARANG – Kebijakan pemerintah soal tax amnesty atau pengampunan pajak, cukup membawa angin segar bagi bisnis properti. Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah berharap kebijakan tersebut mampu mendorong penjualan rumah, terutama kelas menengah dan menengah atas.

Wakil Ketua REI Jateng Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi Dibya K Hidayat mengatakan, kebijakan tax amnesty ini akan sangat mendorong pergerakan penjualan rumah menengah dan menengah atas. Dikatakan, sekarang banyak orang punya uang tetapi tidak punya rumah karena penghasilan yang tertera di surat pemberitahuan (SPT) tidak cukup. Menurut dia, untuk membeli rumah calon pembeli harus memiliki catatan penghasilan yang disesuaikan dengan harga rumah tersebut. "Tinggal belinya tunai atau kredit, kalau kredit kan maksimal harus sepertiga dari penghasilan yang tertera pada SPT," katanya.

Oleh karena itu, dengan adanya tax amnesty tersebut masyarakat akan lebih terbuka saat mengisi SPT-nya. "Mereka bisa memiliki keleluasaan dalam memilih rumah," katanya.

Selain mendukung kebijakan tersebut, pihaknya juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam melakukan relaksasi loan to value (LTV). Salah satu yang diatur dalam relaksasi LTV tersebut adalah penurunan uang muka rumah. Untuk uang muka rumah pertama yang saat ini berlaku adalah 15 persen, 20 persen untuk rumah kedua, dan 25 persen untuk rumah ketiga.

Namun menurutnya kebijakan ini lebih bermanfaat bagi geliat bisnis perumahan di Jakarta atau kota besar lain yang sebagian konsumennya sudah membeli rumah kedua dan ketiga. Sedangkan di Semarang, menurut dia, sebagian besar para pembeli adalah end user dan pengguna rumah pertama. (smu)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar