Pembiayaan Mobil Naik 30 Persen

SEMARANG – Pasar otomotif diprediksi akan menggeliat menjelang Lebaran. Terlihat dari banyaknya pabrikan mobil yang melaunching produk baru pada akhir-akhir ini. Kondisi ini cukup menguntungkan perusahaan pembiayaan atau leasing.

Marketing Manager Adira Finance Mobil Jawa Tengah-DIY, Riyan Wijayanto mengaku jika lesunya pasar otomotif akan berubah 180 derajat menjelang Lebaran. Pembelian mobil baru diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 20 sampai 30 persen. “Prediksinya akan naik 20 – 30 persen jika bisa diserap secara quality, dibarengi dengan keluarnya mobil-mobil baru,” katanya kemarin.

Untuk menggenjot kredit pembiayaan mobil sendiri, kata Riyan, Adira memberikan program pembiayaan murah dengan bunga rendah. Yakni di kisaran angka 3,38 persen pertahun dengan uang muka minimal 25 persen. “Promo ini khusu untuk mobil baru, tenor 1 tahun dengan tenor pembiayaan sampai 6 tahun. Sedangkan biayanya kami memberikan bunga normal yakni 5 persen per tahun,” jelasnya.

Target pembiayan selama tahun 2016 sendiri, lanjutnya dipatok diangka Rp 600 miliar dengan jumlah 8.805 unit mobil. Sedangka dari data dari Januari sampai  Mei, penyaluran kredit telah mencapai Rp 300 miliar dengan sumbangan terbesar dari wilayah Jateng diantaranya Semarang dan Solo. “Memang pasar otomotif kurang stabil, tapi potensinya masih sangat besar,” ungkapnya.

Kredit pembiayaan mobil di kawasan Jateng dan DIY untuk mobil baru, 55 persennya di sumbang oleh mobil keluarga. Sementara 45 persennya disumbang pasar komersial, dengan jumlah 70 persen mobil baru dan  30 persen sisanya adalah mobil bekas. “Jateng dan DIY, menyumbang kontribusi secata nasional sebesar 9 persen untuk mobil baru. Jumlah ini juga akan meningkat pada Lebaran nanti,” tambah Dwi Prasetyo, marketing divisi head new car, Adira Finance. (den/smu)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar