Dugderan dan Enkulturasi Tradisi
BERITA TERKAIT

Oleh: Djawahir Muhammad

SENIN, 6 Juni 2016 ini adalah bertepatan 1 Ramadan 1437 H. Bersyukurlah kita bahwa permulaan bulan puasa  1476 H atau 2016 ini disepakati bersama oleh pemerintah dan organisasi-organisasi  umat  Islam. Tidak ada perbedaan yang timbul pada perhitungan hisab dan rukyah yang menjadi dasar atau metode yang dipakai.

Pada dasarnya, persamaan tersebut telah membawa manfaat bagi masyarakat umum, yakni pertama; hilangnya konflik internal antar mazhab (pengikut) hisab (matematis) dan mazhab rukyah (inkuiri, natural).

Kedua; mempermudah panitia-panitia penyelenggara kegiatan bulan Ramadan dalam membuat random/ jadwal kegiatan yang lebih pasti. Semisal jadwal penentuan karnaval Dugder Semarang 2016 atau 1437 H.

Mengapa? Pembacaan suhuf halaqah sebagai wara-wara atau maklumat permulaan Ramadan oleh Kanjeng Bupati Semarang KRMT Ario Purboningrat dan Kanjeng Gubernur Jawa Tengah GPH Probokusumo yang idealnya jatuh pada H-1 permulaan Ramadan, tidak perlu diperdebatkan lagi.

Alias tidak usah menunggu keputusan rapat Dewan Isbat Kementerian Agama RI. Atau memperpanjang waktu penyelenggaraan karnaval menjadi H-2 seperti dua-tiga tahun yang lalu.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar