Proses vs Hasil

Lihat saja film-film Disney. Kebanyakan mengajarkan pentingnya proses di atas hasil. Kalah tidak apa-apa, asal sudah berjuang. Kalah tidak apa-apa, asal sudah berusaha semaksimal mungkin dan bertindak sejujur-jujurnya. 

Seperti film Pixar (milik Disney) berjudul Cars. Sang jagoan, Lightning McQueen, harus belajar ”susah” untuk menghargai perjuangan di atas kemenangan. Dia mengalaminya setelah tersesat dan terdampar di sebuah kota kecil (Radiator Springs).

Atau, mengajarkan bahwa upaya keras dengan kejujuran pada akhirnya bisa mengalahkan mereka yang hanya mengandalkan materi dan bakat. Seperti The Mighty Ducks, Little Giants, dan beberapa film lain.

Di negara berkembang, atau lebih buruk, sepertinya yang penting adalah ”hasil, hasil, dan hasil”. Pemahaman itu pun sepertinya dipaksakan orang tua sejak anak masih kecil.

Ujian nasional? Cari contekan, cari bocoran, cari cara supaya hasilnya baik (untung sekarang ujian nasional tidak lagi segalanya).

Skripsi? Cari orang yang bisa membantu membuat. Kalau gagal, cari yang bisa jual ijazah. Yang penting lulus.

Pekerjaan? Cari jalan pintas. Cari, curi, tipu. Yang penting dapat hasil.
Sampai ke sesuatu yang seharusnya mengajarkan dan menjunjung tinggi sportivitas pun sama.

1
2
3
4
5
6

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar