Bonek Diminta Tetap Tenang, Persebaya Belum Kiamat

19

JawaPos.comBonek, pendukung setia Persebaya Surabaya, boleh saja kecewa usai tim kesayangan takluk 0-2 dari PS Tira dalam laga di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Debut Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih anyar Green Force pun ternoda.

Hanya saja, terlalu cepat untuk menilai Djadjang telah gagal sebagai pelatih Persebaya. Djanur – sapaan akrabnya, masih memiliki 13 pertandingan tersisa bersama Persebaya di Liga 1 2018.

Pendukung Persebaya boleh saja panik di media sosial ketika Green Force kalah di tangan PS TIRA. Kekalahan 0-2 tersebut memang terasa menyesakkan karena terjadi di Stadion GBT.

Persebaya Surabaya, Liga 1 2018, Bonek, Djadjang Nurdjaman, Djanur
Persebaya diyakini bisa bangkit dan kembali merangkai kemenangan (liga-indonesia.id)

Menurut Djanur, hasil minor melawan PS TIRA membuat dirinya dan para pemain tidak bisa tidur nyenyak. Pasalnya, ketika Persebaya sedang membutuhkan banyak poin, mereka justru tumbang di kandang sendiri.


“Pengaruh dari kekalahan pasti ada. Tetapi hari ini saya pikir sudah mulai berkurang. Masih ada besok untuk recovery mental. Mudah-mudahan pada saat pertandingan sudah tidak terganggu lagi mentalnya,” ucap eks pelatih Persib tersebut.

Meski demikian, kekalahan itu tidak membuat Persebaya kiamat. Bahkan, Djanur masih optimistis untuk mencapai target yang dicanangkan oleh manajemen, yakni finis di posisi enam pada klasemen akhir Liga 1 2018.

“Target kami masih tetap. Masih ada 13 pertandingan lagi. Kekalahan kemarin tidak mengubah target kami. Kami masih tetap optimistis,” tutup Djanur.



(saf/JPC)