Salatiga Butuh Pintu Tol Dalam Kota

262

SALATIGA—Penempatan pintu tol Semarang-Solo di daerah pinggiran Kota Salatiga, tepatnya di daerah Tingkir dapat menurunkan pertumbuhan perdagangan dan ekonomi warga. Karena jika jalan bebas hambatan tersebut sudah jadi dan dioperasionalkan, Salatiga akan menjadi daerah perlintasan.
Hal itu dikeluhkan kalangan pengusaha di kota Salatiga. Menurut mereka, kondisi ini bisa berdampak negatif pada sektor perdagangan. Guna menjaga geliat perdagangan yang selama ini telah terjaga dengan baik, maka dibutuhkan pintu tol di dalam kota untuk mempermudah akses masuk ke dalam Kota Salatiga.
Pemilik resto Markus S yang mengatakan, keberadaan jalan tol Semarang – Solo dikhawatirkan bisa menurunkan perekonomian para pengusaha kecil. Omzet perdagangan akan menurun karena konsumen dari luar daerah akan berkurang. “Jika jalan tol sudah jadi dan dioperasionalkan, saya prediksi akan memperburuk perdagangan. Warga dari luar daerah yang mampir di Salatiga akan berkurang. Mereka memilih mencari tempat peristirahatan yang aksesnya mudah,” ujar pemilik resto di Bendosari ini, kemarin (22/1).
Dia berharap, Pemkot Salatiga memikirkan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari keberadaan jalan tol. Setidaknya pemkot mulai melakukan upaya guna menyelamatkan perekonomian warga yang terkena dampak negatif pembangunan jalan tol.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyatakan sudah melakukan terobosan untuk mengantisipasi dampak negatif yang ditimbulkan setelah tol Semarang – Solo dioperasionalkan. Salah satunya dengan mengusulkan penambahan pintu tol Semarang – Solo di dalam Kota Salatiga, tepatnya di daerah Bugel, Kecamatan Sidorejo ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Yuliyanto menjelaskan, selain untuk mempermudah akses masuk ke dalam Kota Salatiga, penambahan pintu tol bertujuan untuk mempermudah para pengguna jalan yang akan masuk ke tol Semarang – Solo dari berbagai daerah di sekitar Kota Salatiga seperti Bringin dan Pabelan, Kabupaten Semarang. “Yang jelas, agar Salatiga tidak menjadi kota mati,” tandasnya. (sas/ton)